
Menikmati keindahan samudra awan dari puncak ketinggian merupakan impian bagi banyak orang, terutama bagi masyarakat perkotaan yang jenuh dengan hiruk pikuk rutinitas. Belakangan ini, tren mendaki memang sedang naik daun karena memberikan sensasi petualangan yang tidak tertandingi oleh jenis wisata lainnya. Namun, bagi Anda yang baru pertama kali ingin mencoba, memilih gunung pemula yang tepat adalah kunci agar perjalanan perdana Anda tidak berubah menjadi pengalaman yang menyiksa. Persiapan yang matang serta pemilihan jalur yang ramah akan membuat Anda ketagihan untuk terus menjelajahi alam nusantara yang luar biasa.
Oleh karena itu, Anda tidak perlu merasa terintimidasi dengan bayangan medan yang ekstrem atau perlengkapan yang sangat rumit. Indonesia memiliki banyak sekali destinasi pendakian yang memiliki jalur landai dengan waktu tempuh yang relatif singkat. Meskipun demikian, mendaki tetap membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang stabil agar keamanan tetap terjaga hingga kembali ke rumah. Artikel ini akan memberikan panduan lengkap mengenai daftar pendakian yang paling cocok bagi pendatang baru serta tips krusial agar perjalanan Anda berjalan lancar.
Mengapa Memilih Gunung Pemula Penting untuk Pendaki Baru

Pendakian pertama sebaiknya tidak langsung ekstrem. Gunung pemula membantu membangun stamina, melatih teknik dasar (seperti packing carrier, tenda, dan navigasi jalur), serta menumbuhkan rasa percaya diri. Selain itu, risiko cedera atau hipotermia jauh lebih kecil karena trek biasanya lebih pendek dan jalur lebih ramai.
Banyak pendaki pemula di Indonesia memulai dari gunung di Jawa karena akses transportasi mudah dan komunitas pendaki sudah besar. Namun, pilihan di luar Jawa juga tidak kalah menarik dan sering lebih sepi.
Rekomendasi Gunung Pemula Terbaik di Indonesia
Berikut gunung-gunung yang paling sering direkomendasikan untuk pendaki baru di 2026.
1. Gunung Gede Pangrango – Jalur Cibodas atau Gunung Putri

Ketinggian: 2.958 mdpl Durasi: 1–2 hari (puncak Gede atau Pangrango bisa dicapai dalam 1 hari naik-turun) Kelebihan: Jalur Cibodas sangat ramah pemula, trek landai di awal, banyak pos, dan pemandangan savana Edelweis di Alun-alun Surya Kencana. Jalur Gunung Putri lebih sepi dan cocok buat yang ingin pengalaman lebih tenang. Biaya masuk + tiket pendakian: sekitar Rp30.000–Rp50.000 per orang.
2. Gunung Prau – Dieng, Jawa Tengah

Ketinggian: 2.565 mdpl Durasi: 1 hari (naik-turun) Kelebihan: Trek pendek (3–4 jam naik), sunrise di puncak sangat indah dengan lautan kabut dan deretan gunung sekitar. Jalur Dieng atau Patak Banteng sama-sama mudah. Cocok untuk pendakian hari Minggu atau long weekend. Biaya: Rp25.000–Rp40.000 + parkir.
3. Gunung Andong – Magelang, Jawa Tengah

Ketinggian: 1.726 mdpl Durasi: 1–2 jam naik Kelebihan: Sangat cocok untuk pemula absolut. Trek landai, banyak warung di jalur, dan puncaknya punya spot foto ikonik dengan batu jepit. Cocok buat latihan sebelum naik gunung lebih tinggi. Biaya: Rp10.000–Rp15.000.
4. Gunung Bunder – Bogor, Jawa Barat

Ketinggian: sekitar 1.200–1.500 mdpl (tergantung puncak) Durasi: 2–4 jam naik Kelebihan: Dekat Jakarta, trek hutan pinus yang sejuk, dan pemandangan kota Bogor dari atas. Cocok untuk pendakian sore atau malam dengan tenda di puncak. Biaya: sangat murah, sekitar Rp10.000–Rp20.000.
5. Gunung Talang – Sumatera Barat

Ketinggian: 2.597 mdpl Durasi: 4–6 jam naik Kelebihan: Jalur cukup landai untuk pemula, pemandangan Danau Singkarak dan kawah aktif. Udara dingin khas Sumatera Barat membuat pendakian terasa menyegarkan. Biaya: Rp20.000–Rp40.000.
6. Gunung Lompobattang – Sulawesi Selatan (Opsional untuk yang Sudah Punya Pengalaman Sedikit)

Ketinggian: 2.874 mdpl Durasi: 1–2 hari Kelebihan: Trek hutan tropis dan padang rumput, pemandangan laut dari atas. Cocok untuk pemula yang sudah pernah naik gunung kecil.
Tips Persiapan Pendakian Gunung Pemula agar Aman dan Nyaman
Pertama, siapkan fisik minimal dengan jalan kaki atau lari ringan 2–3 minggu sebelumnya. Kedua, bawa perlengkapan dasar: carrier, sepatu trekking, jaket tebal, headlamp, air minum minimal 2 liter, dan makanan ringan. Ketiga, daftar resmi di pos pendakian dan ikuti aturan (jangan buang sampah, hormati alam). Keempat, jangan mendaki sendirian ajak teman atau gabung komunitas pendaki lokal.
Selain itu, cek prakiraan cuaca 3 hari sebelumnya dan hindari musim hujan lebat. Bawa P3K sederhana dan obat pribadi.
Mulai Pendakian Pertamamu dengan Gunung Pemula
Gunung pemula seperti Gede Pangrango, Prau, Andong, atau Bunder jadi pintu masuk terbaik untuk merasakan keindahan alam pegunungan Indonesia tanpa risiko berlebihan. Dengan persiapan sederhana dan pilihan gunung yang tepat, pendakian pertama bisa jadi pengalaman tak terlupakan yang membuatmu ketagihan mendaki.
Sudah pernah mendaki gunung pemula mana nih? Atau lagi rencana naik yang mana dulu? Ceritakan pengalaman atau rencanamu di kolom komentar yuk! Siapa tahu bisa jadi inspirasi buat teman-teman lain yang juga baru mau mulai mendaki. Selamat mendaki, tetap aman, dan jaga alam!
